08.00 - 21.00 WIB
08128-752-7777
7EB21771
08128-752-7777
investasiilmuku@gmail.com
Jumlah = pcs
Keranjang

BERMAIN SEPERTI APAKAH YANG MEMBERI MANFAAT?

Saturday, February 7th 2015.

BERMAIN SEPERTI APAKAH YANG MEMBERI MANFAAT?

Banyak sekali metode bermain sambil belajar yang ditawarkan oleh dunia industry, dan konsep bermain sambil belajar ini menjadi banyak dikembangkan disebabkan ada riset yang melatarbelakangi tentang BERMAIN = BELAJAR. Akan tetapi seringkali penerapan di lapangan tidak semudah “teori”nya. Ada game yang tingkat kesulitannya terlalu tinggi sehingga anak-anak tidak sanggup memainkannya disebabkan level kesulitannya besar. Ada juga game yang porsi materinya terlalu berat sehingga pendekatan yang digunakan kurang tepat yang membuat hasilnya pun kurang bagus.

Permainan itu penting bagi perkembangan anak. Semua ilmuwan sepakat dengan hal ini. Banyak orangtua bahkan tidak mau membimbing anaknya ketika sang anak bermain balok dan lebih sering memarahinya ketika sang anak salah meletakkan balok-balok itu sehingga mudah roboh, dan membuat keributan karena sang anak marah lalu menangis disebabkan gagal membuat “bangunan” balok. Rata-rata orangtua akan mengambil sikap menghentikan permainan ketika sang anak mulai menangis saat tidak mampu menyelesaikan masalahnya. Padahal untuk menjadi seorang yang tangguh di masa depan, anak harus menyelesaikan “masalahnya” dan memahami bahwa proses untuk membuat sebuah istana balok itu memang tidak mudah pada awalnya. Orangtua seharusnya membantu menenangkannya saat sang anak marah karena gagal, dan memberinya semangat lagi untuk mencoba sambil membantunya menyusun fondasi yang paling bawah, atau malah bertepuk tangan saat bangunan itu roboh agar anak tidak sedih, bukan malah memarahinya dan lalu memvonis bahwa permainan telah usai.

Sebuah permainan memerlukan “perjuangan” untuk berhasil memainkan. Jika anak Anda membuat balok untuk menyusun sebuah istana dan dia dapat membuatnya hingga istananya tinggi maka dia telah belajar tentang matematika keseimbangan dan luas benda, tanpa disadarinya. Tapi untuk mencapai proses ahli membuat istana yang tinggi yang berupa balok-balok yang disusun, memerlukan perjuangan. Dia harus melakukan eksperimen, tentang cara meletakkan balok-balok itu agar tidak roboh. Dan cara pertama yang dilakukan adalah dengan melakukan KESALAHAN meletakkan balok-balok itu sampai dia memahami KEBENARAN cara meletakkannya agar tidak roboh. Dan tiap anak berbeda tingkat kecepatan kemampuan mempelajari “bagaimana membuat sebuah istana tinggi yang tidak mudah roboh.”

Begitu juga bermain ABACA, memerlukan “perjuangan” sampai anak bisa menguasai materinya. Dan tingkat kecepatan tiap anak berbeda, bergantung perkembangan otak masing-masing anak. Yang jelas, untuk pembelajaran symbol atau huruf, diperlukan kesiapan anak dan prosesnya bisa cepat atau bisa lambat bergantung kematangan otak sang anak dan kemampuan sang pengajar membangun hubungan positif dengan sang anak. Ada anak yang sudah siap saat usia 2,5 tahun bahkan (tapi jumlahnya sangat jarang) dan bahkan ada pula yang baru siap ketika usia 7 tahun. Jadi bersabarlah dalam berproses. Jadi bersabar dalam permainan itu penting, dan sebaiknya mengetes kesiapan anak dahulu sebelum memulai belajar symbol agar ekspektasi orangtua tidak berlebihan. Seperti halnya permainan menyusun balok. Bersikap realistislah, dan jangan terlalu berlebihan ekspektasinya dan nikmatilah proses.

Banyak sekali manfaat permainan, salah satunya penelitian yang menyebutkan bahwa permainan dapat meningkatkan kreativitas yang lebih besar dan imajinasi serta bahkan tingkat kemampuan membaca yang lebih tinggi dan nilai IQ yang lebih tinggi. Berdasarkan bukti penelitian tentang BERMAIN = BELAJAR.
Peneliti juga membuktikan fakta menarik tentang permainan : TINGKAT BERMAIN ANAK-ANAK MENINGKAT KETIKA ORANG DEWASA BERMAIN BERSAMA MEREKA.
Jadi temanilah anak Anda bermain, jangan membiarkan mereka bermain sendiri, bersabarlah terhadap mereka. Inilah yang menjadikan ABACA unggul, disebabkan permainan ABACA ini mengharuskan adanya pendampingan orangtua. Sehingga membuat anak-anak lebih exciting dalam permainan dan sampai tidak mau berhenti bermain.

Contohnya permainan Berburu di Istana Raja Donat di ABACA Hijaiyah. Game ini tidak mengandung cerita fiksi. Saat Anda membuka cover ABACA, Anda akan menemukan papan main berupa kotak-kotak kecil seperti ular tangga yang full colour, sama sekali tidak ada cerita fiksinya. Jadi jangan terkecoh dengan judul gamenya. Ada prajurit donat yang akan bergerak di atas papan main (yang fungsinya sebagai pion yang akan berjalan ketika putra putri Anda bisa menebak huruf). Di atas papan main ini, anak-anak bisa berimajinasi saat menemukan lubang kelinci, sebagian anak memilih untuk mundur langkahnya dan muncul di lubang kelinci lainnya. Dan sebelum memasuki permainan menegangkan di atas papan main, anak-anak harus menebak huruf hijaiyah agar mendapatkan 50 poin, agar bisa masuk ke dalam permainan.

Anak-anak biasanya terhanyut sehingga tidak mau berhenti bermain, dan bonusnya bisa menghafal huruf hijaiyah lebih cepat dibanding dengan hanya membaca buku yang isinya tulisan hijaiyah saja. Berikut testimony ABACA Hijaiyah dari bunda Muamaroh El Kamil yang usianya baru 2 tahun tapi dalam 2 hari hafal 6 box (berisi lebih dari 30 simbol huruf arab). Dan testimony dari customernya Bunda Nuri Karimatunisa yaitu Bunda Nikmah Murtafiah, yang bahkan bisa lulus ABACA Hijaiyah hanya dalam waktu 1 jam. REKOR ABACA HIJAIYAH. Luar biasa bukan?

Simak testimony keren berikut
Semoga terinspirasi
Diena Ulfaty
Produsen dan Owner ABACA Flashcard

DAPATKAN SELURUH SERI ABACA FLASHCARD DI SELURUH AGEN DAN DISTRIBUTOR RESMI ABACA. ABACA HANYA DIJUAL SECARA EKSKLUSIF MELALUI RESELLER RESMI, AGEN RESMI DAN DISTRIBUTOR RESMI ABACA FLASHCARD.

Testimoni ABACA Hijaiyyah, sudah bisa membaca Hijayyah walau usianya baru 2 tahun

Testimoni ABACA Hijaiyyah, sudah bisa membaca Hijayyah walau usianya baru 2 tahun

best
Rp 57.000
best
Rp 32.000
Rp 32.000
best
Rp 32.000
best
Rp 55.000
Rp 32.000